Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label pemenggalan kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemenggalan kata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juli 2016

Pemenggalan Kata



1. Pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan sebagai berikut.

a. Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan itu dilakukan di antara kedua huruf vokal itu.

Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah

Huruf diftong ai, au, oi tidak pernah diceraikan sehingga pemenggalan kata tidak dilakukan
diantara kedua huruf itu.


Misalnya:
au-la bukan a-u-la
sau-dara bukan sa-u-da-ra
am-boi bukan am-bo-i

b. Jika di tengah kata ada huruf konsonan, termasuk gabungan huruf konsonan, di antara dua buah huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan.

Misalnya:
ba-pak, ba-rang, su-lit, la-wan, de-ngan, ke-nyang, mu-ta-khir

c. Jikan di tengah ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Gabungan huruf konsonan (kh, ng, ny, sy) tidak pernah diceraikan.

Misalnya:
man-di, som-bong, swas-ta, cap-lok Ap-ril, bang-sa, makh-luk

d. Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua.

Misalnya:
in-stru-men, ul-tra, in-fra, bang-krut, ben-trok ikh-las

Beberapa pengecualian (trans-, eks-, gram, dll) bisa dilihat di sini: http://catatanpenyunting.blogspot.co.id/2016/07/ki-lo-gram-ataukah-ki-log-ram.html

2. Imbuhan akhiran dan imbuhan awalan, termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk serta partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dapat dipenggal pada pergantian baris.

Misalnya:
makan-an, me-rasa-kan, mem-bantu, pergi-lah

Catatan:
a. Bentuk dasar pada kata turunan sedapat-dapatnya tidak dipenggal.
b. Akhiran -i tidak dipenggal. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung)

c. Pada kata yang berimbuhan sisipan, pemenggalan kata dilakukan sebagai berikut.

Misalnya: te-lun-juk, si-nam-bung, ge-li-gi

3. Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain, pemenggalan dapat dilakukan 
(1) di antara unsur-unsur itu atau
(2) pada unsur gabungan itu sesuai dengan kaidah 1a, 1b, 1c dan 1d di atas.

Misalnya:
Bio-grafi, bi-o-gra-fi
Foto-grafi, fo-to-gra-fi
Intro-speksi, in-tro-spek-si
Kilo-gram, ki-lo-gram
Pasca-panen, pas-ca-pa-nen


Keterangan:
Nama orang, badan hukum, dan nama diri yang lain disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, kecuali jika ada pertimbangan khusus.



Baca juga:
Ki-lo-gram ataukah ki-log-ram?
Angka dan Lambang
Penulisan Artikel "pun"
Bentuk terikat

Minggu, 03 Juli 2016

Ki-lo-gram ataukah ki-log-ram?




Pertanyaan di atas berkaitan dengan kaidah ejaan tentang pemenggalan kata yang dinyatakan dengan tanda hubung di antara suku kata yang dipenggal. Jika ada dua konsonan yang berurutan di lengah kata, pemenggalannya dilakukan setelah konsonan pertama. Misalnya, April dipenggal menjadi Ap-ril, janji menjadi jan-ji, dan runding menjadi run-ding. Jika di tengah kata terdapat tiga konsonan atau lebih, pemenggalannya juga dilakukan setelah konsonan yang pertama. 

Contohnya,  
instansi dipenggal menjadi in-stan-si 
instruksi menjadi in-struk-si

Pemenggalan kata yang mengandung bentuk trans- dilakukan dengan memperhatikan ketentuan berikut.

a. Jika trans- diikuti bentuk bebas, pemenggalannya dilakukan dengan memisahkan trans- sebagai bentuk utuh dan bagian lainnya dipenggal sebagai kata dasar, 


misalnya 
transmigrasi dipenggal menjadi trans-mig-ra-si
transfusi menjadi trans-fu-si
transaksi menjadi trans-ak-si

b. Jika trans- merupakan bagian dari kata dasar, pemenggalannya dilakukan dengan mengikuti pola pemenggalan kata dasar. 


Misalnya,  
transenden dipenggal menjadi tran-sen-den,  
transisi menjadi tran-si-si
transit menjadi tran-sit

Pemenggalan kata yang mengandung bentuk eks- dilakukan sebagai berikut.

a. Jika eks- terdapat pada kata yang pemakaiannya dapat disejajarkan dengan in- atau im-, pemenggalannya dilakukan di antara eks- dan unsur berikutnya.

Contoh:
ekstra dipenggal menjadi eks-tra
ekspor dipenggal menjadi eks-por
eksplisit dipenggal menjadi eks-pli-sit
ekstenal dipenggal menjadi eks-ter-nal
eksklusif dipenggal menjadi eks-klu-sif

b. Bentuk eks- yang tidak dapat disejajarkan dengan in- atau im-, pemenggalannya dilakukan di antara ek- dan bagian kata yang mungikutinya. 


Misalnya:
ekses dipenggal menjadi ek-ses
ekstrem menjadi ek-strem
eksistensi menjadi ek-sis-ten-si

Kata-kata lain yang terdiri atas dua unsur atau lebih yang salah satu unsurnya dapat bergabung dengan unsur lain pemenggalannya juga melalui dua tahap. Mula-mula unsur itu dipisahkan, kemudian dipenggal dengan mengikuti pola pemenggalan kata dasar.
 

Contohnya:
kilogram dipenggal menjadi kilo dan gram, kemudian kilo-gram
biografi dipenggal menjadi bio dan grafi, kemudian bi-o-gra-fi
biologi dipenggal menjadi bio dan logi, kemudian bi-o-lo-gi 



Baca juga:
Apa pula yang dimaksud dengan kata jihad?
Apa yang dimaksud dengan kata aktivis?
Manakah yang benar kotip atau kotif?
Manakah yang benar: mempercayai atau memercayai?
Bagaimanakah penggunaan kata siang, malam, pagi, dan sore dalam sapaan?
Bagaimanakah pemakaian ini, itu dan begini, begitu?
Penulisan Artikel "pun"
Angka dan Lambang
Singkatan dan Akronim
Partikel -lah, -kah, -tah, pun, per
Kata Depan di, ke, dan dari
Kata Ganti -ku-, kau-, -mu, dan -nya
Kata Ulang dan Gabungan Kata
Penulisan Kata Turunan