Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label ku-. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ku-. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2019

Proklitik "ku" dan "kau"

Kau harus kusambung


Kata "ku" dan "kau" merupakan bentuk ringkas dari kata ganti (pronomina) "aku" dan "engkau". Bentuk ringkas ini disebut "klitik" yang selalu ditulis serangkai dengan kata lain yang mengikuti atau mendahuluinya.

Klitik "ku" dapat diletakkan di depan (misalnya kubuka) atau di belakang suatu kata (misalnya bukuku), sedangkan klitik "kau" hanya dapat diletakkan di depan suatu kata (misalnya kaubuka).

Bentuk klitik orang kedua yang kita pakai di belakang suatu kata bukanlah "-kau", melainkan "-mu" (bentuk ringkas dari "kamu").

Klitik yang diletakkan di depan suatu kata disebut "proklitik". Proklitik "ku-" dan "kau-" hanya dapat dilekatkan dengan kata kerja (verba) pasif dan berfungsi sebagai penunjuk pelaku. Berikut arti kata yang dibentuk oleh kedua proklitik ini.

(1) kubaca = dibaca oleh aku
(2) kausambung = disambung oleh engkau

Proklitik "ku-" dan "kau-" tidak dapat diikuti oleh kata kerja aktif, misalnya kumembaca atau kaumenyambung. Untuk keperluan ini, gunakan bentuk panjang "aku" dan "engkau" (atau "kamu").

Klitik yang diletakkan di belakang suatu kata disebut "enklitik". Enklitik "-ku" dan "-mu" (bukan "-kau") berfungsi sebagai penunjuk pemilik atau tujuan.

(3) bukuku = buku milik aku
(4) mengirimimu = mengirim kepada kamu

Selain sebagai klitik, "kau" dapat dipakai sebagai kata yang berdiri sendiri sebagai sinonim "engkau", tetapi "ku" tidak dapat berdiri sendiri. Contoh #5 dan #6 berikut benar, sedangkan #7 dan #8 salah.

(5) Kau ikut, tidak? = Engkau ikut atau tidak?
(6) Kau harus ikut = Engkau harus ikut
(7) Ku ikut, dong (seharusnya "Aku ikut, dong")
(8) Ku ikuti kamu (seharusnya "aku ikuti kamu" atau "kuikuti kamu")

Perlu diingat, baik "aku", "engkau", maupun "kamu" adalah kata ganti yang dipakai dalam ragam tidak formal yang menunjukkan keakraban. Demikian pula klitik "ku-", "-ku", "kau-", dan "-mu". Jangan pakai kata-kata ini kepada orang yang lebih tua atau lebih dihormati, kecuali dalam situasi akrab yang diizinkan.

Simpulan:

1. "ku" selalu dilekatkan dengan kata yang mengikuti atau mendahuluinya;
2. "kau" dapat dilekatkan atau dipisahkan dengan kata yang mengikutinya;
3. "mu" selalu dilekatkan dengan kata yang mendahuluinya;
4. Proklitik "ku-" dan "kau-" hanya dapat dilekatkan dengan kata kerja pasif.

Selasa, 09 Februari 2016

Kata Ganti -ku-, kau-, -mu, dan -nya

Kata Ganti -ku-, kau-, -mu, dan -nya

Kata ganti ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya;

-ku-, -mu, dan -nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Misalnya:
Apa yang kumiliki boleh kaumabil.
Bukuku, bukumu, dan bukunya tersimpan di perpustakaan.


Baca juga:
Kata Ulang dan Gabungan Kata
Penulisan Kata Turunan
Pemakaian Huruf Miring
Huruf Kapital atau Huruf Besar
Pemakaian Tanda Koma (,)