Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label nama gelar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nama gelar. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2017

Huruf Kapital untuk Nama Gelar dan Jabatan

Gelar dan Jabatan
Huruf Kapital untuk Nama Gelar dan Jabatan

Di bawah ini dikemukakan beberapa contoh kalimat yang mengandung kesalahan penggunaan huruf kapital.

1) Gelar Sarjana Hukum (S.H.) sudah diperoleh dua tahun yang lalu.
2) Dalam rapat nasional itu hadir para Gubernur dan Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia.
3) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu yang lalu mengahadiri sidang tahunan PBB itu. Dalam kesempatan itu presiden menekankan pentingnya kedaulatan setiap negara dalam mengatasi persoalan dalam negeri.


Kata atau kelompok kata yang dicetak miring dalam kalimat tersebut adalah kata atau kelompok kata yang bermasalah jika dilihat dari segi penggunaan huruf. Berikut penjelasannya satu per satu.

Penggunaan huruf kapital Sarjana Hukum (S.H.) pada kalimat (1) tidak benar karena gelar akademik tidak didahului nama orang. Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dinyatakan bahwa gelar akademik ditulis dengan huruf awal kapital jika diikuti atau didahului nama orang. Kita perhatikan contoh di bawah ini!

SalahBenar
Sarjana Ekonomi (S.E.)sarjana ekonomi (S.E.)
Sarjana Pendidikan (S.Pd.)sarjana pendidikan (S.Pd.)
Insinyur (Ir.)insinyur (Ir.)
Doktor (Dr.)doktor (Dr.)
Ahmad, sarjana ekonomiAhmad, Sarjana Ekonomi
Yoga, sarjana pendidikanYoga, Sarjana Pendidikan
insinyur Stevanus WanggaInsinyur Stevanus Wangga
doktor KusumastutiDoktor Kusumastuti


Penulisan nama jabatan gubernur, bupati, dan wali kota yang diawali dengan huruf kapital seperti dalam kalimat Dalam rapat nasional itu hadir para Gubernur dan Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia tidak benar.

Alasannya ada dua, yaitu
(1) nama jabatan itu tidak diikuti nama orang, instansi, atau tempat dan
(2) nama jabatan itu bukan pengganti nama orang tertentu. hal itu sesuai dengan aturan yang ada dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Kita perhatikan contoh di bawah ini!

SalahBenar
Camatcamat
Lurahlurah
Bupatibupati
Wali Kotawali kota
Direkturdirektur
Sekretaris Jenderalsekretaris jenderal
Menterimenteri
Presidenpresiden
Rektorrektor
camat PulogadungCamat Pulogadung
lurah Lubang BuayaLurah Lubang Buaya
bupati SolokBupati Solok
wali kota SurakartaWali Kota Surakarta
direkur STANDirekur STAN
menteri keuangan RI Menteri Keuangan RI
presiden SoekarnoPresiden Soekarno
rektor UGMRektor UGM


Nama jabatan yang tidak diikuti nama orang, instansi, atau tempat ditulis dengan huruf awal kapital jika nama jabatan itu dapat dipastikan sebagai pengganti nama orang tertentu. Kata presiden yang ditulis dengan huruf tebal pada kalimat berikut ditulis dengan huruf awal kapital.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu yang lalu mengahadiri sidang tahunan PBB. Dalam kesempatan itu Presiden menekankan pentingnya kedaulatan setiap negara dalam mengatasi persoalan dalam negeri. 

Dalam kalimat itu dapat dipastikan bahwa kata presiden yang dicetak tebal tersebut adalah Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono. Oleh karena itu, kata presiden tersebut ditulis dengan huruf awal kapital.



Baca juga kaidah penggunaan huruf kapital dalam artikel yang lain:
Huruf Kapital atau Huruf Besar
Penggunaan Huruf Kapital untuk Nama Geografi
Huruf Kapital untuk Nama Gelar dan Jabatan
Penulisan judul: huruf kecil dan besar
Pemakaian Huruf Kapital untuk Nama Jenis dan Bedanya dengan Nama Geografi
Pemakaian Huruf Kapital untuk Nama Diri
Huruf Kapital dan Kata yang Menyatakan Hubungan Kekerabatan